Suhaeraiyah (39) selamat kala perahu eretan di Sungai Ciujung terbenam. Wanita ini tengah hamil 5 bulan serta selamat lantaran berpegangan banyak ranting bambu.
Dia ceritakan kala itu ada lebih kurang 20 orang lebih mau melintasi sungai gunakan perahu eretan. Biasanya penumpang memanfaatkan kendaraan roda dua.
Tetapi, 3 mtr. sebelum sandar, ada tumpukan kayu serta ranting yg ikut air deras. Kayu lantas menerjang kapal eretan serta langsung terbalik. Penumpang langsung terbenam serta ikut arus.
" Tak diduga miring langsung ngeguling. Saya kembali hamil 5 bulan, tetap gunakan helm, gunakan sepatu, langsung keseret senantiasa narik pohon bambu, " kata Suhaeriyah terhadap wartawan di Cikeusal, Serang, Selasa (22/1/2019) .
Penumpang, ujarnya lebih kurang 20 orang lebih. Mereka biasanya bakal kerja di daerah Cikande. Serta salah satu kapal eretan yg jadwal kapal pelni terbaru beroperasi memang berada pada Cikeusal. Eretan di area beda ditutup lantaran sungai yg deras.
Artikel Terbaru:
" Tiap-tiap hari nyeberang melalui situ, kebanyakan bila banjir memang ditutup, " pungkasnya.
Penduduk ditempat, Samsuri mengemukakan perahu eretan sewajarnya mengusung 30 roda dua. Perahu eretan yg di Desa Katulisan salah satu yg beroperasi walaupun sungai tengah deras.
" Sewajarnya eretan buat 30 motor. Di sini doang yg dibuka sebelum terbenam. Ujarnya udah 3 kali bolak-balik sebelum terbenam, " ujarnya.
Rabu, 20 Februari 2019
Ternyata Jatuh dari Kapal, Nelayan di Ambon Berenang 32 Km ke Daratan
Seseorang nelayan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) , Maluku diketemukan terkapar dipinggir pantai. Nelayan itu terjatuh dari kapalnya serta mesti berenang 32 km ke Desa Alusi buat bertahan hidup.
Nelayan itu didapati bernama La Sofyan alias Ongen (35) . Awal kalinya ia dikatakan hilang sejak mulai waktu 10. 00 WIT Kamis (24/01) . Ongen, terjatuh dari harga tiket kapal pelni kapalnya diterjang ombak besar. Kala terjatuh, Ongen pernah mohon tolong mitranya tetapi mitranya tak dengar lantaran dentuman ombak serta mesin kapal yg bising.
" Informasi dari satu diantaranya anggota Kodim Saumlaki lebih kurang waktu 10. 00 WIT korban terjatuh dari atas perahu. Serta berdasarkan info korban terjatuh dari kapal disebabkan ombak yg memukul kapal hingga kapal miring, kala terjatuh korban berteriak-teriak mohon tolong, tetapi 2 mitranya tak dengar teriakan korban disebabkan nada motor kapal yg kencang, " ujar Kabasarnas Ambon, Muslimin, dalam keterangannya terhadap detikcom, Jumat (25/1/2019) .
Ongen yg tak pernah ditolong oleh dua rekanya diatas kapal, menentukan berenang sampai barusan pagi lebih kurang waktu 06. 00 WIT. Ia terdampar di Desa Alusi Kelan, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Read More:
Muslimin memaparkan, area Ongen terjatuh sampai dipinggir pantai Desa Alusi Kelan lebih kurang lebih kurang 20 mil atau 32 km. Ia ikut terpesona atas keistimewaan Ongen yg dapat meniti jarak 20 mil tiada memanfaatkan alat tolong.
" Informasi yg kami bisa serta menurut korban terbenam ikut ombak serta berenang sampai barusan pagi menepi ke desa Alusi Kelan kecamatan Kormomolin yg jaraknya lebih kurang 20 mil dari area korban terjatuh dari perahu kala memancing. Baru saja saya bisa telpon dari anggota kodim itu, serta benar ada ia berenang tiada memanfaatkan pelampung demikian, " ujar Muslimin terpesona.
Nelayan itu didapati bernama La Sofyan alias Ongen (35) . Awal kalinya ia dikatakan hilang sejak mulai waktu 10. 00 WIT Kamis (24/01) . Ongen, terjatuh dari harga tiket kapal pelni kapalnya diterjang ombak besar. Kala terjatuh, Ongen pernah mohon tolong mitranya tetapi mitranya tak dengar lantaran dentuman ombak serta mesin kapal yg bising.
" Informasi dari satu diantaranya anggota Kodim Saumlaki lebih kurang waktu 10. 00 WIT korban terjatuh dari atas perahu. Serta berdasarkan info korban terjatuh dari kapal disebabkan ombak yg memukul kapal hingga kapal miring, kala terjatuh korban berteriak-teriak mohon tolong, tetapi 2 mitranya tak dengar teriakan korban disebabkan nada motor kapal yg kencang, " ujar Kabasarnas Ambon, Muslimin, dalam keterangannya terhadap detikcom, Jumat (25/1/2019) .
Ongen yg tak pernah ditolong oleh dua rekanya diatas kapal, menentukan berenang sampai barusan pagi lebih kurang waktu 06. 00 WIT. Ia terdampar di Desa Alusi Kelan, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Read More:
Muslimin memaparkan, area Ongen terjatuh sampai dipinggir pantai Desa Alusi Kelan lebih kurang lebih kurang 20 mil atau 32 km. Ia ikut terpesona atas keistimewaan Ongen yg dapat meniti jarak 20 mil tiada memanfaatkan alat tolong.
" Informasi yg kami bisa serta menurut korban terbenam ikut ombak serta berenang sampai barusan pagi menepi ke desa Alusi Kelan kecamatan Kormomolin yg jaraknya lebih kurang 20 mil dari area korban terjatuh dari perahu kala memancing. Baru saja saya bisa telpon dari anggota kodim itu, serta benar ada ia berenang tiada memanfaatkan pelampung demikian, " ujar Muslimin terpesona.
Inilah 2 Kru Kapal Pengangkut Semen yang Tenggelam di Riau Ditemukan
Dua dari tiga kru kapal pengangkut semen yg terbenam di perairan Riau, sukses diketemukan. Kedua-duanya diketemukan dalam situasi selamat.
" Perubahan paling akhir proses dari pelacakan korban, dua orang udah diketemukan. Kedua-duanya dalam situasi selamat, " kata Humas Polda Riau, Kombes Sunarto terhadap wartawan, Minggu (27/1/2019) .
Narto memaparkan, ke dua korban selamat itu diketemukan terdampar di pantai Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Penduduk menemukannya kedua-duanya lebih harga tiket kapal laut kurang waktu 15. 15 WIB.
" Sekarang ke dua korban selamat itu kembali dijemput team Polsek Bukit Batu, " kata Narto tiada menuturkan ciri-ciri kedua-duanya.
Baca Juga:
Tetap menurut Narto, menurut info kapten kapal, satu orang kru yg belum juga diketemukan peluang tetap ada dalam kapal.
" Infonya korban satu kembali kala kapal terbenam dihempas gelombang tempatnya ada dalam kamar kapal, " kata Narto.
Lantaran situasi ini sore tak sangat mungkin buat dilaksanakan penyelaman, lanjut Narto, peluang team paduan bakal menyambung besok pagi. " Besok ide bakal dilaksanakan penyelaman, " kata Narto.
Sama seperti didapati, kapal yg terbenam ini mengusung semen dari Dumai Riau ketujuan Tanjung Balai Karimun, Propinsi Kepri. Dalam perjalanannya di perairan Bengkalis kapal ini oleng serta terbenam diterjang gelombang. Kerugian ditaksir capai Rp 5 miliar lebih. Kapal itu mengusung 14 ribu sak semen.
" Perubahan paling akhir proses dari pelacakan korban, dua orang udah diketemukan. Kedua-duanya dalam situasi selamat, " kata Humas Polda Riau, Kombes Sunarto terhadap wartawan, Minggu (27/1/2019) .
Narto memaparkan, ke dua korban selamat itu diketemukan terdampar di pantai Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Penduduk menemukannya kedua-duanya lebih harga tiket kapal laut kurang waktu 15. 15 WIB.
" Sekarang ke dua korban selamat itu kembali dijemput team Polsek Bukit Batu, " kata Narto tiada menuturkan ciri-ciri kedua-duanya.
Baca Juga:
Tetap menurut Narto, menurut info kapten kapal, satu orang kru yg belum juga diketemukan peluang tetap ada dalam kapal.
" Infonya korban satu kembali kala kapal terbenam dihempas gelombang tempatnya ada dalam kamar kapal, " kata Narto.
Lantaran situasi ini sore tak sangat mungkin buat dilaksanakan penyelaman, lanjut Narto, peluang team paduan bakal menyambung besok pagi. " Besok ide bakal dilaksanakan penyelaman, " kata Narto.
Sama seperti didapati, kapal yg terbenam ini mengusung semen dari Dumai Riau ketujuan Tanjung Balai Karimun, Propinsi Kepri. Dalam perjalanannya di perairan Bengkalis kapal ini oleng serta terbenam diterjang gelombang. Kerugian ditaksir capai Rp 5 miliar lebih. Kapal itu mengusung 14 ribu sak semen.
Simak Yuk Tim Lanjutkan Pencarian 1 Korban di Kapal Semen yang Tenggelam
Kapal pengangkut semen terbenam di laut Bengkalis Riau. Dari 10 orang awak kru, 9 udah di ketemukan selamat, satu orang tetap hilang.
" Barusan pagi team paduan TNI/Polri serta Basarnas serta BPBD kembali menyambung penyisiran pada kapal yg terbenam. Satu kru tetap hilang, " kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, Senin (281/2019) .
Baca Juga:
Kukuh memaparkan, team paduan ini hari mengerjakan penyisiran di lokasi perairan Prapat Tunggal, Bengkalis. Cuaca ini hari cukuplah cerah serta gelombang tak tinggi.
" Ini hari cuaca di area pelacakan cukuplah cerah serta gelombang ikut tidaklah terlalu tinggi. Ada 15 anggota yg diturunkan ke area pelacakan. Satu korban hilang tetap senantiasa dilaksanakan penyisiran, " kata Kukuh.
Sama seperti didapati, kapal kargo bekerja dari pelabuhan Dumai di Riau dengan membawa 14 ribu sak Semen Padang. Kapal itu memiliki rencana membawa semen ketujuan Tanjung Balai Karimun, Propinsi Kepri.
Dalam perjalanannya, Minggu (27/1) kapal itu terbenam gara-gara dihempas gelombang setinggi 3 mtr.. Ada 10 kru dalam kapal itu jadwal kapal pelni terbaru.
Dari banyaknya itu, 9 orang udah di ketemukan yg seluruh selamat. Mereka diketemukan ada yg terdampar di pantai ada yg diselamatkan dengan meloncat dari kapal serta memanfaatkan perahu karet.
" Barusan pagi team paduan TNI/Polri serta Basarnas serta BPBD kembali menyambung penyisiran pada kapal yg terbenam. Satu kru tetap hilang, " kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, Senin (281/2019) .
Baca Juga:
Kukuh memaparkan, team paduan ini hari mengerjakan penyisiran di lokasi perairan Prapat Tunggal, Bengkalis. Cuaca ini hari cukuplah cerah serta gelombang tak tinggi.
" Ini hari cuaca di area pelacakan cukuplah cerah serta gelombang ikut tidaklah terlalu tinggi. Ada 15 anggota yg diturunkan ke area pelacakan. Satu korban hilang tetap senantiasa dilaksanakan penyisiran, " kata Kukuh.
Sama seperti didapati, kapal kargo bekerja dari pelabuhan Dumai di Riau dengan membawa 14 ribu sak Semen Padang. Kapal itu memiliki rencana membawa semen ketujuan Tanjung Balai Karimun, Propinsi Kepri.
Dalam perjalanannya, Minggu (27/1) kapal itu terbenam gara-gara dihempas gelombang setinggi 3 mtr.. Ada 10 kru dalam kapal itu jadwal kapal pelni terbaru.
Dari banyaknya itu, 9 orang udah di ketemukan yg seluruh selamat. Mereka diketemukan ada yg terdampar di pantai ada yg diselamatkan dengan meloncat dari kapal serta memanfaatkan perahu karet.
Ternyata Putus Kontak 3 Hari, 5 Nelayan Sumenep Dilaporkan Hilang
5 Nelayan asal Sumenep hilang kontak sejak mulai 28 Januari 2019. Mereka diramalkan hilang lantaran berita paling akhir menyebutkan tempatnya dalam perjalanan pulang. Tetapi sampai saat ini gak kunjung hingga.
Lima nelayan itu penduduk Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Mereka ialah Sa'a, Mukhlis, Matra'i, Niatun yg tinggal di Desa Romben Barat serta Sanari, penduduk Desa Candi. jadwal kapal pelni
Mereka pergi melaut sejak mulai awal Januari 2019 buat mencari ikan di lebih kurang perairan Pulau Sapeken serta Kangean.
" Pergi awal Januari terus serta mengontak keluarganya paling akhir 28 Januari tempo hari, " kata Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Abd Rahman, Jumat (1/02/2019) .
Buat mengerjakan pelacakan, BPBD Sumenep memberikan laporan peristiwa itu ke Basarnas Tanjung Perak, Surabaya. Laporan berkenaan lima nelayan hilang kontak ikut dibenarkannya Kepala desa Romben Barat, Maulana.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Kelimutu
" Pak Muklis itu paling akhir mengabari keluarganya hari Selasa kemaren, ujarnya berada pada Pelabuhan Rakat Kangayan pengin kembali lagi Dungkek, " kata Maulana.
Tetapi sehabis beberapa saat berlalu, lima nelayan itu gak kunjung pulang. Walaupun sebenarnya perjalanan dari Pulau Kangean ke pelabuhan cuma butuh waktu 1 hari satu malam. Pihak keluarga lantas memberikan laporan kades biar dilaksanakan pelacakan.
Lima nelayan itu penduduk Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Mereka ialah Sa'a, Mukhlis, Matra'i, Niatun yg tinggal di Desa Romben Barat serta Sanari, penduduk Desa Candi. jadwal kapal pelni
Mereka pergi melaut sejak mulai awal Januari 2019 buat mencari ikan di lebih kurang perairan Pulau Sapeken serta Kangean.
" Pergi awal Januari terus serta mengontak keluarganya paling akhir 28 Januari tempo hari, " kata Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Abd Rahman, Jumat (1/02/2019) .
Buat mengerjakan pelacakan, BPBD Sumenep memberikan laporan peristiwa itu ke Basarnas Tanjung Perak, Surabaya. Laporan berkenaan lima nelayan hilang kontak ikut dibenarkannya Kepala desa Romben Barat, Maulana.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Kelimutu
" Pak Muklis itu paling akhir mengabari keluarganya hari Selasa kemaren, ujarnya berada pada Pelabuhan Rakat Kangayan pengin kembali lagi Dungkek, " kata Maulana.
Tetapi sehabis beberapa saat berlalu, lima nelayan itu gak kunjung pulang. Walaupun sebenarnya perjalanan dari Pulau Kangean ke pelabuhan cuma butuh waktu 1 hari satu malam. Pihak keluarga lantas memberikan laporan kades biar dilaksanakan pelacakan.
Cerita 10 ABK KM Sri Mulyo yang Terombang-ambing 5 Jam di Laut Jawa Selamat
Anak buah kapal (ABK) KM Sri Mulyo yg pernah terombang-ambing sepanjang lebih kurang 5 jam di perairan Laut Jawa dapat dievakuasi. Banyak ABK ini diselamatkan kapal MV Greyman Express, yg tengah melintas.
" MV Greyman Express berbendera Singapura, dengan rute Jakarta ketujuan Darwin, kebetulan melalui urutan 10 ABK yg terombang-ambing serta lekas selamatkan mereka, dibawa ke atas kapal, " papar Plt Kepala Kantor Pelacakan serta Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Made Junetra terhadap wartawan, Rabu (6/2/2019) harga tiket kapal pelni .
Junetra mengemukakan KM Sri Mulyo diketemukan pada urutan 6°12. 6'S-113°34. 7'E. Laporan kapal terbenam itu di terima Basarnas Bali pagi barusan pada waktu 09. 47 Wita.
Menurut info satu diantaranya ABK, KM Sri Mulyo pergi dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, Senin (3/2) waktu 23. 00 WIB. Besok harinya, kapal itu datang di Perairan Madura pada waktu 17. 00 WIB. Tetapi, sehabis enam jam berlayar, air masuk ke tubuh kapal.
Read More:
Pagi barusan, lebih kurang waktu 06. 00 WIB, kapal itu terbenam. Junetra menyebutkan pihaknya terus mengerjakan intercept dengan kapal MV Greyman Express di lebih kurang perairan Benoa.
" Sejumlah 5 anggota lekas bekerja ketujuan dermaga timur Pelabuhan Benoa serta di pimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi serta Siaga SAR, IB Surya Wirawan. Dikerahkan 1 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 8 mtr. ketujuan titik penjemputan, " terangnya.
Lebih kurang waktu 11. 00 Wita, banyak ABK itu udah dijemput ketujuan Pelabuhan Benoa. Sebelum waktu 12. 00 Wita, rombongan ini udah bertopang di dermaga timur Pelabuhan Benoa.
Ciri-ciri ke-10 ABK itu didapati bernama Ega Eka AD, Suyoto, Rosikin, serta Latif. Lantas Narko Utomo, Davi Nofiyanto, Miftaku Rozak, Andik, Mabrur, serta Andrik. Sejumlah ABK itu memprotes pusing. Tetapi, hasil dari pengecekan dokter KKP Pelabuhan Benoa, ke-10 ABK itu dalam situasi baik serta tak butuh perbuatan medis seterusnya.
" Sepanjang proses evakuasi berjalan, gak cuma libatkan Basarnas, tetapi dibantu dari kemampuan SAR, salah satunya KPLP Pelabuhan Benoa, PT Pelindo III, Agent Kapal LLOYD Jakarta, TNI AL, serta SAR Sabhara Polda Bali, " katanya.
" MV Greyman Express berbendera Singapura, dengan rute Jakarta ketujuan Darwin, kebetulan melalui urutan 10 ABK yg terombang-ambing serta lekas selamatkan mereka, dibawa ke atas kapal, " papar Plt Kepala Kantor Pelacakan serta Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Made Junetra terhadap wartawan, Rabu (6/2/2019) harga tiket kapal pelni .
Junetra mengemukakan KM Sri Mulyo diketemukan pada urutan 6°12. 6'S-113°34. 7'E. Laporan kapal terbenam itu di terima Basarnas Bali pagi barusan pada waktu 09. 47 Wita.
Menurut info satu diantaranya ABK, KM Sri Mulyo pergi dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, Senin (3/2) waktu 23. 00 WIB. Besok harinya, kapal itu datang di Perairan Madura pada waktu 17. 00 WIB. Tetapi, sehabis enam jam berlayar, air masuk ke tubuh kapal.
Read More:
Pagi barusan, lebih kurang waktu 06. 00 WIB, kapal itu terbenam. Junetra menyebutkan pihaknya terus mengerjakan intercept dengan kapal MV Greyman Express di lebih kurang perairan Benoa.
" Sejumlah 5 anggota lekas bekerja ketujuan dermaga timur Pelabuhan Benoa serta di pimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi serta Siaga SAR, IB Surya Wirawan. Dikerahkan 1 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 8 mtr. ketujuan titik penjemputan, " terangnya.
Lebih kurang waktu 11. 00 Wita, banyak ABK itu udah dijemput ketujuan Pelabuhan Benoa. Sebelum waktu 12. 00 Wita, rombongan ini udah bertopang di dermaga timur Pelabuhan Benoa.
Ciri-ciri ke-10 ABK itu didapati bernama Ega Eka AD, Suyoto, Rosikin, serta Latif. Lantas Narko Utomo, Davi Nofiyanto, Miftaku Rozak, Andik, Mabrur, serta Andrik. Sejumlah ABK itu memprotes pusing. Tetapi, hasil dari pengecekan dokter KKP Pelabuhan Benoa, ke-10 ABK itu dalam situasi baik serta tak butuh perbuatan medis seterusnya.
" Sepanjang proses evakuasi berjalan, gak cuma libatkan Basarnas, tetapi dibantu dari kemampuan SAR, salah satunya KPLP Pelabuhan Benoa, PT Pelindo III, Agent Kapal LLOYD Jakarta, TNI AL, serta SAR Sabhara Polda Bali, " katanya.
Ternyata Kapal Tenggelam di Riau, Satu Orang Hilang
Kapal motor GT 6 terbenam di perairan Kabupaten Meranti, Riau. Dalam perkara ini, dua orang selamat, satu orang hilang.
" Team paduan dari Polres Meranti serta Basarnas Pekanbaru tetap mengerjakan pelacakan pada satu orang, " kata Kapolres Meranti, Laode Project terhadap wartawan, Selasa (12/2/2019) .
Laode memaparkan, diatas kapal ada tiga orang. Dua orang atas nama Bacok (43) bertindak sebagai nakhoda selamat. Satu penumpang atas nama Kandar (40) tahun ikut selamat. jadwal kapal pelni
" Satu korban atas nama Nerhak (50) bertindak sebagai ABK masihlah dalam pelacakan. Team paduan tengah mengusahakan mengerjakan penyisiran di area peristiwa. Kapal dengan line arah internasional Riau-Malaysia, " kata Laode.
Baca Juga:
Disamping itu, Basarnas Pekanbaru menjelaskan, kapal ini bekerja dari Meranti dengan maksud Malaysia pada Senin (11/2) pada waktu 05. 00 WIB.
" Basarnas terima kabar pada waktu 18. 45 WIN. Atas kabar itu, barusan pagi waktu 07. 00 WIB kita berkirim team ke area, " kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo.
Bacalah juga : Tabrakan Kapal di Pelabuhan Banyuwangi, Penumpang Dievakuasi
Sekarang, kata Kukuh, gelombang di laut Meranti tetap normal. Hingga team SSAR tetap mengusahakan mengerjakan pelacakan satu korban hilang.
" Kita udah turunkan team kesana. Team ini kedepannya bakal masuk dengan team yang lain, seperti pihak kepolisian serta TNI AL, l tutup Kukuh. Belum juga didapati dengan cara pastinya yang menimbulkan tenggelamnya kapal itu.
" Team paduan dari Polres Meranti serta Basarnas Pekanbaru tetap mengerjakan pelacakan pada satu orang, " kata Kapolres Meranti, Laode Project terhadap wartawan, Selasa (12/2/2019) .
Laode memaparkan, diatas kapal ada tiga orang. Dua orang atas nama Bacok (43) bertindak sebagai nakhoda selamat. Satu penumpang atas nama Kandar (40) tahun ikut selamat. jadwal kapal pelni
" Satu korban atas nama Nerhak (50) bertindak sebagai ABK masihlah dalam pelacakan. Team paduan tengah mengusahakan mengerjakan penyisiran di area peristiwa. Kapal dengan line arah internasional Riau-Malaysia, " kata Laode.
Baca Juga:
Disamping itu, Basarnas Pekanbaru menjelaskan, kapal ini bekerja dari Meranti dengan maksud Malaysia pada Senin (11/2) pada waktu 05. 00 WIB.
" Basarnas terima kabar pada waktu 18. 45 WIN. Atas kabar itu, barusan pagi waktu 07. 00 WIB kita berkirim team ke area, " kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo.
Bacalah juga : Tabrakan Kapal di Pelabuhan Banyuwangi, Penumpang Dievakuasi
Sekarang, kata Kukuh, gelombang di laut Meranti tetap normal. Hingga team SSAR tetap mengusahakan mengerjakan pelacakan satu korban hilang.
" Kita udah turunkan team kesana. Team ini kedepannya bakal masuk dengan team yang lain, seperti pihak kepolisian serta TNI AL, l tutup Kukuh. Belum juga didapati dengan cara pastinya yang menimbulkan tenggelamnya kapal itu.
Langganan:
Postingan (Atom)